
Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) telah dilaksanakan di Desa Hattu pada bulan Mei 2025 dengan fokus edukasi pengelolaan sampah organik melalui pembuatan Eco Enzyme. Permasalahan sampah, terutama sampah organik seperti kulit buah, masih menjadi tantangan global yang berdampak pada pencemaran lingkungan. Melalui kegiatan ini, tim PkM berupaya memberikan solusi praktis dan ramah lingkungan dengan mengajarkan pemanfaatan limbah kulit buah menjadi Eco Enzyme yang memiliki nilai guna tinggi bagi kehidupan sehari-hari.
Eco Enzyme merupakan produk fermentasi alami yang mengandung antibakteri dan memiliki berbagai manfaat, seperti antiseptik, cairan pembersih, penetral air limbah, penyubur tanaman, hingga mendukung kesehatan. Dalam kegiatan ini, para ibu di Negeri Hattu dibimbing untuk membuat Eco Enzyme secara mandiri serta memahami proses fermentasi yang aman dan mudah dilakukan di rumah. Pemahaman ini diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya praktik ramah lingkungan.

Selain itu, peserta juga diajarkan cara membuat sabun berbahan dasar Eco Enzyme yang dapat digunakan untuk mencuci tangan, membersihkan peralatan makan, pakaian, hingga mengepel lantai. Produk ramah lingkungan ini menjadi alternatif yang sehat sekaligus ekonomis bagi masyarakat. Dengan memanfaatkan limbah kulit buah, masyarakat Desa Hattu tidak hanya memperoleh produk bermanfaat, tetapi juga berkontribusi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi beban pencemaran bumi.

Really interesting post! Thinking about card games, it’s amazing how many variations exist. I recently rediscovered classics like Klondike – so easy to pick up! Plus, playing online solitaire is a great mental workout, accessible anywhere!